Kontrasepsi darurat – waktu
Masukkan waktu hubungan tanpa pelindung dan lihat berapa sisa setiap batas waktu yang dianjurkan.
Catatan WHO: makin cepat makin efektif.
Berdasarkan batas waktu yang dianjurkan WHO dan FDA (LNG 72j; UPA dan IUD tembaga 120j). Selengkapnya
Hanya sebagai referensi. Aturan resep dan ketersediaan berbeda di setiap negara. Konsultasikan ke apoteker atau dokter.
Bagaimana cara kerjanya?
Kontrasepsi darurat paling efektif jika diminum sesegera mungkin setelah hubungan. Tiga pilihan:
- Levonorgestrel (LNG, "Postinor"): dalam 72 jam (3 hari) — 24j 95%, 25-48j 85%, 49-72j 58% efektif.
- Ulipristal (UPA, "Ella"): dalam 120 jam (5 hari), lebih stabil dari LNG di waktu lambat.
- IUD tembaga: pemasangan dalam 120 jam, 99% efektif — pilihan terkuat.
Mekanisme utama: menunda atau menghentikan ovulasi; tidak mengakhiri kehamilan yang sudah tertanam (bukan obat aborsi).
Batasan
Kontrasepsi darurat memiliki batasan yang diketahui:
- Berat badan: LNG menurun efektif pada BMI > 26 atau berat > 70-75 kg; UPA pada BMI > 35 atau > 88-90 kg (FDA/WHO).
- Jika ovulasi sudah terjadi, LNG dan UPA kurang efektif.
- Tidak melindungi dari hubungan tanpa pengaman lain di siklus yang sama.
- Penggunaan lebih dari 1 kali per bulan tidak dianjurkan — pindah ke kontrasepsi rutin.
- Hati-hati pada asma berat atau penyakit hati.
Jika haid berikutnya terlambat lebih dari 1 minggu, tes kehamilan dianjurkan.
Sumber
Pertanyaan yang sering diajukan
Kontrasepsi darurat mana yang paling efektif?
IUD tembaga adalah pilihan paling efektif dengan 99% tetapi membutuhkan pemasangan. Di antara pil, UPA (Ella) mempertahankan efektivitas lebih baik sampai 5 hari daripada LNG.
LNG paling mudah didapat (tanpa resep di banyak negara) tetapi hanya efektif dalam 72 jam dan terpengaruh berat badan. Apa pun pilihannya, semakin cepat semakin baik — dalam 24 jam memberikan efektivitas tertinggi.
Bagaimana jika tetap bisa hamil setelah pakai kontrasepsi darurat?
Jika haid terlambat lebih dari 1 minggu atau jumlahnya jauh lebih sedikit dari biasa, tes kehamilan. Pendarahan ringan setelah kontrasepsi darurat umum tetapi mungkin bukan haid sungguhan.
Jika tes positif, kunjungi dokter kandungan untuk memulai perawatan kehamilan rutin — kontrasepsi darurat tidak memengaruhi kehamilan yang sudah tertanam.